Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk
hidup beserta isinya. Sebagai tempat tinggal makhluk hidup, bumi tersusun atas
beberapa lapisan bumi, bahan-bahan material pembentuk bumi, dan seluruh
kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
Bentuk permukaan bumi berbeda-beda, mulai dari
daratan, lautan, pegunungan, perbukitan, danau, lembah, dan sebagainya
Bumi merupakan bagian dari sistem galaksi yang berada
di jagat raya, yaitu galaksi Bimasakti. Tahukah kamu apa yang disebut dengan
galaksi? Dalam ilmu astronomi, galaksi diartikan sebagai suatu sistem yang
terdiri dari bintang-bintang, gas dan debu yang amat luas, dimana anggotanya
mempunyai gaya tarik-menarik (gravitasi). Bumi yang kita tempati hanya bagian
kecil saja dari galaksi Bimasakti, yaitu bagian dari tata surya dengan matahari
sebagai pusatnya.
Teori Kabut Kant-Laplace
Imanuel kant
seorang filsuf dan ilmuan jerman
tahun 1755.
Dalam teori ini
dikemukakan bahwa di jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi
kabut (nebula). Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang
sangat besar dan berputar semakin cepat.
- Piere simon de laplace merupakan seorang ahli fisika pada tahun 1796.menyatakan bahwa tata surya berasal dari kabut panas yang berlilin.
Teori
Planetesimal
- Teori Planetesimal yang dikemukakan oleh Chamberlin dan Moultonteori Planetesimal yang dikemukakan oleh Chamberlin dan Moulton pada tahun 1905.
- Teori palnetesimal menyatakan bahwa tata surya berasal dari gumpalan kabut yang berbentuk spiral atau pilin sehingga di sebut kabut pilin.
Teori
pasang surut
- Teori pasang surut pertama kali di kemukakan oleh Buffon (1707-1788)
- Buffon menyatakan bahwa tata surya berasal dari adanya materi matahari yang terlempar akibat pertumpukan dengan sebuah komet.
- Buffon kemudian diperbaiki oleh dua orang ilmuan dari inggris yaitu Sir James dan Harold Jeffreys pada tahun 1919.
- Jean dan Jeffrys menyatakan bahwa tata surya trbentuk oleh efek pasang gas-gas pada matahari.
Teori Awan Debu
- Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli astronomis jerman Carl Von Weizasaecker pada tahun 1940. Teori proto planet kemudian disempurnakan antara lain oleh: Gerard P. Kuiper pada tahun 1950.
- Teori proto palnet menyatakan bahwa tata surya terbentuk oleh gumpalan awan, gas, dan debu yang jumlahnya sangat banyak.
Teori Bintang kembar
- Dik kemukakan oleh seorang ahli astonomi inggris R.A. Lyttleton pada tahun 1930-an.
- Teori ini menyatakan bahwa galaksi kita berisi banyak kombinasi bintang kembar.
Perkembangan bentuk permukaan bumi menurut beberapa teori :
- 1.teori kontraksi
- 2.teori laurasia –gondwana
- 3.teori apung benua
- 4.teori konveksi
- 5 teori pegeseran Dasr laut
- 6.teori Lempeng tektonik
Teori kontraksi
Di Kemukakan oleh James Dana di AS
thun 1847 dan Elie de Baumant di Eropa tahun 1852. Mereka berpendapat
bahwa kerak bumi mengalami pengerutan karena terjadi pendinginan dibagian dalam
bumi akibat konduksi panas menjadi tidak rata.
Teori
laurasia –gondwana
- Eduard Zuess tahun 1884.
- Frank B.Taylor tahun 1910.
Mengemukakan bahwa pada mulanya trdapat dua benua di
kutub bumi yang diberi nama Laurentia (laurasia) dan Gondwana.
Teori apungan benua
- Dikemukakan oleh Alfred Lothar Wegener ( 1912) Teori ini tentang perkembangan bentuk permukaan bumi berhubungan dengan pergeseran benua.
Teori konveksi
Teori konveksi
Harry H. Hess ( 1962 ) Mengemukakan tentang aliran konveksi yang sampai
permukaan bumi di punggung tengah laut.
Teori pergeseran dasar laut
- Robert Diesz,ahli Geologi dasar laut USA penelitiaan dasar laut dilakukannya menemukan bukti-bukti baru tentang terjadinya pergeseran dasar laut dari arah punggung dasar laut kedua sisinya.
Teori lempeng tektonik
- Dikemukakan oleh ahli geofisika inggris, Mc Kenzie & Robert Parker. Pergeseran benua pergeseran dasar laut,&teori koveksi sebagai satu kesatuan kosep yang sangat berharga dsn diterima oleh ahli geologi. Berdasarkan Teori Lempeng Tektonik, kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang berada di atas lapisan astenosfer yang berwujud cair kental
moga bermanfaat...